Belajar Tuk Mengabdi

Kita Untuk Agama dan Bangsa

AD & ART IKPI

Posted by albasanto pada 24 September 2009

ANGGARAN DASAR
IKATAN KELUARGA PONDOK PESANTREN AL-IMAN
(IKPI)
PONDOK BABADAN PONOROGO JAWA TIMUR
INDONESIA

DEKLARASI AL-IMAN
PEMBUKAAN
Sesungguhnya manusia itu di dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan saling mengingatkan di jalan kebaikan dan kesabaran serta yang mau berjuang dan berkorban, oleh karena itu sebesar keinsyafannya sebesar itu pula keberuntungannya.
Dan untuk melaksanakan hal tersebut, maka kami para Alumni Pondok Pesantren Al-Iman (IKPI), yang bertujuan beramal ma’ruf nahi munkar, mempererat Ukhuwah Islamiya (persaudaraan) meningkatkan taraf ekonomi anggota sebagai bekal da’wah serta untuk mempromosikan Pondok Pesantren Al-Iman pada masyarakat.
Kemudian untuk melaksanakan roda organisasi telah dibentuk suatu susunan kepengurusan yang bertanggung jawab atas jalannya organisasi berdasarkan AD/ART yang isinya sebagai berikut :

Menyetujui,

Pimpinan
Pondok Pesantren Al-Iman

BAB I
IDENTITAS DAN KEDUDUKAN

Pasal 1
Organisasi ini bernama :
IKATAN KELUARGA PONDOK PESANTREN AL-IMAN (IKPI)

Pasal 2
Organisasi ini berdiri tanggal 17 Agustus 1998

Pasal 3
Organisasi ini berkedudukan di Ngambakan Ponorogo Jawa Timur

BAB II
DASAR DAN TUJUAN
Pasal 4
Pasal 5
Organisasi ini bertujuan :
a. Membantu Pondok Pesantren Al-Iman.
b. Menginterpretasikan Ibadah ‘Amaliyah dalam bentuk-bentuk kongkret.
c. Membentuk Mujahid-Mujahid da’wah yang siap berjuang dan berkorban
d. Memotivasi anggota untuk beramal dan berlomba-lomba dalam kebaikan
e. Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan) antar sesama anggota
f. Menciptakan lembaga yang berorientasi da’wah Islamiyah
g. Meningkatkan taraf ekonomi anggota sebagai bekal da’wah
h. Mesyiarkan Pondok Pesantren Al-Iman kepada masyarakat

BAB III
KEANGGOTAAN

Pasal 6
Anggota adalah :
a. Alumni Pondok Pesantren Al-Iman
b. Semua santri yang pernah belajar di Pondok Pesantren Al-Iman minimal satu tahun

BAB IV
KEPENGURUSAN

Pasal 7
Syarat-syarat pengurus inti adalah :
a. Alumni KMI Pondok Pesantren Al-Iman
b. Sanggup berdomisili di Ponorogo dalam waktu yang telah ditentukan

Pasal 8
Pengurus inti dipilih atas dasar musyawarah besar

Pasal 9
Pengurus inti yang telah terpilih bertanggung jawab atas jalannya keorganisasian

Pasal 10
Masa jabatan pengurus inti3 tahun, dan seseudahnya dapat dipilih kembali sampai 2 kali masa jabatan

Pasal 11
Pengurus inti dilantik dan diambil sumpahnya oleh Dewan Pembina IKPI.

Pasal 12
Pengurus inti terpilih membentuk badan-badan kepengurusan dan diajukan kepada Dewan Pembina IKPI.

Pasal 13
Ketua memberikan laporan pertangunggjawaban pada musyawarah besar

Pasal 14
Apabila ketua mangkat atau dibebas tugaskan oleh dewan Pembina sebelum masa jabatan habis, maka kepemimpinan digantikan oleh wakil ketua

Pasal 15
Kepengurusan cabang dibentuk dengan anggota sekurang-kurangnya 10 orang. Dan apabila tidak sampai jumlah yang ditentukan maka bergabung dengan kepengurusan lain.

BAB V
KEPENGURUSAN CABANG

Pasal 16
1. Pengurus cabang dilantik oleh Pengurus IKPI Pusat.
2. Masa jabatan pengurus cabang 1 tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali sampai 2 kali masa jabatan.
3. Pengurus cabang memberikan pertanggungjawaban kepada pengurus IKPi pusat.

BAB VI
MUSYAWARAH BESAR DAN REUNI

Pasal 17
(1) Reuni dan musyawarah besar diadakan 3 tahun sekali
(2) Waktu pelaksanaan reuni dan musyawarah besar ditentukan pada reuni sebelumnya
(3) Peserta reuni dan musyawarah besar adalah seluruh anggota IKPI

BAB VI
MUSYAWARAH

Pasal 18
(1) Musyawarah besar adalah musyawarah untuk merubah AD/ART dan memilih kepengurusan inti
(2) Yang berhak hadir dalam musywarah inti :
Dewan pembina dan seluruh anggota IKPI.

Pasal 19
1. Musyawarah kerja adalah musyawarah untuk membahas program-program dalam setahun
2. Yang berhak hadir dalam musyawarah ini seluruh pengurus dan anggota.

Pasal 20
1. Musyawarah pengurus adalah musyawarah untuk membahas program-program harian
2. Yang berhak hadir dalam musyawarah ini seluruh pengurus inti

Pasal 21
1. Musyawarah luar biasa adalah musyawarah untuk membahas program-program yang menghajatkan keputusan segera
2. Yang berhak hadir dalam musyawarah ini Penasehat/pembimbing ketua dan bagian-bagian terkait.

Pasal 22
Hasil musyawarah dianggap sah apabila disetujui oleh 2/3 (dua pertiga) anggota musyawarah

BAB VIII
HAK DAN KEWAJIBAN

Pasal 23
1. Setiap anggota berhak memberikan sasran, pendapat/pemikiran dan usulan demi kemajuan organisasi baik lisan maupun tulisan
2. Setiap anggota berhak mendapatkan dukungan dipilih menjadi pengurus (diatur dalam pasal 8)
3. Setiap anggota behak mendapatkan dukungan moril maupun materiil

Pasal 24
1. Setiap anggota wajib menjunjung tinggi nama baik organisasi, mentaati AD/ART serta peraturan-peraturan yang telah ditetapkan
2. Setiap anggota berkewajiban memberikan infaq setiap 1 (satu) bulan sekali.

BAB IX
KEUANGAN

Pasal 25
1. Sumber dana diperoleh dari infaq, zakat, shodaqoh serta usaha-usaha yang sah
2. Infaq diambil dari alumni dan anggota IKPI yang besarnya tidak ditentukan
3. Batas akhir penyerahan infaq adalah tanggal 17 setiap bulannya

Pasal 26
1. Organisasi mengajukan permohonan dan atau memberikan bantuan/pinjaman sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan
2. Anggota dapat memanfaatkan dana yang ada setelah mempunyai nominal 25 juta

BAB X
KEWIRAUSAHAAN

Pasal 26
Untuk memperlancar kegiatan, organisasi membentuk usaha-usaha diantaranya :
š Permebelan
š Perikanan
š Perdagangan umum
š Distributor
š Pertanian
š Peternakan
š Agrobisnis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s